Kisah si anak bengal : Zlatan Ibrahimovic

ROSENGARD, Swedia, adalah wilayah kecil di Swedia. Total luas Rosengard hanya sekitar 332 hektare. Tercatat hanya ada 23.563 kepala keluarga yang bermukim di wilayah ini, termasuk di antaranya keluarga Zlatan Ibrahimovic. 

Orang tua Zlatan Ibrahimovic, Sefik Ibrahimovic dan Jurka Gravic, datang ke Swedia saat Perang Balkan terjadi. Sefik yang berkewarganegaraan Bosnia memutuskan pergi dari kampung halamannya di Bosnia. Begitu juga dengan Jurka yang lebih memilih meninggalkan Kroasia ketimbang menjadi korban kekerasan perang. Di Rosengard, bersama ribuan imigran lainnya, keduanya bertemu.

Hubungan rumah tangga Sefik dan Junka tidak berjalan harmonis. Sefik masih terbayang-bayang popularitasnya selama di Bosnia. Waktu itu dia dikenal sebagai penyanyi dan kerap melahirkan lagu-lagu hits. Selama di Rosengard, Sefik mencoba meneruskan kariernya sebagai penyanyi. Namun, dia masih terjebak dengan lagu-lagu khas Bosnia yang membuatnya kurang begitu dikenal. Jurka yang membutuhkan biaya hidup akhirnya memutuskan berpisah. Bersama Sefik, Jurka memiliki tiga anak, yaitu Sapko (30 April 1973), Selena (18 Juli 1979), dan Zlatan (3 Oktober 1981). Saat memutuskan berpisah, Ibra saat itu masih berumur 2 tahun.

Perpisahan itu membuat Zlatan berpisah dengan kakaknya, Selena. Dia dan Sapko diurus Sefik, sedangkan Selena bersama Jurka. Selepas bercerai, Sefik juga tidak kadung menata hidupnya. Dia masih kerja serampangan dan terus bermabuk-mabukan. Sefik masih terus terobsesi menjadi penyanyi terkenal sehingga melupakan tugasnya mendidik Sapko dan Ibra. Kehidupan rumah tangga yang berantakan dan status imigran membuat Ibra kecil memiliki watak yang keras. “Bakat saya yang paling menonjol pada waktu kecil itu mencuri sepeda,” kata Ibra di bukunya, I Am Zlatan.

Selain mencuri sepeda, Ibra mengisi waktu bermain sepak bola dengan teman-temannya di Rosengard. Di antara teman-temannya, Ibra menjadi sosok yang sangat menonjol saat mengolah bola. Beruntung saat itu Sefik tidak mabuk dan melihat potensi yang dimiliki anaknya itu. Sefik kemudian mengubur dalam-dalam obsesinya untuk menjadi penyanyi terkenal. Sedikit demi sedikit dia mulai menyisihkan uang agar Ibra bisa berlatih sepak bola dengan benar. Watak yang keras, keluarga yang berantakan, dan status imigran membuat Ibra kerap mendapat ejekan.

“Tidak ada satu orang pun yang pernah menanyakan kabar saya waktu itu,” ujar Ibra. Namun, Ibra tidak ambil pusing perlakuan tersebut. Dia tetap fokus berlatih di FBK Balkan dan membiarkan kemampuannya menjawab ejekan tersebut. Determinasi mental sejak kecil inilah yang membuat Ibra menjadi sosok yang sangat kuat secara emosional. Dia tidak goyah sedikit pun dengan tantangan. Dia bak batu karang yang kuat menahan terjangan gelombang.

Batu karang inilah yang kemudian menjadi pahlawan buat Rosengard. Ibra memiliki sumbangsih yang kuat untuk Rosengard. Saat pertama kali terjun ke dunia sepak bola profesional, dia meminta Nike mengubah lapangan bola di Rosengard, tempat dia bermain bola, menjadi lebih modern. Lapangan itu kini bernama Zlatan Court. Dia juga memberikan sumbangan yang besar untuk pengembangan kota tersebut.

Memang saat ini Rosengard masih menjadi wilayah dengan tingkat kriminal yang tinggi di Swedia. Namun, Zlatan mampu memberikan contoh siapa pun bisa menjadi yang terbaik, meski datang dari latar belakang dan tempat yang kurang baik.

Berita bola teraktual dan terpercaya cek di sini

KARIR SEPAKBOLA ZLATAN IBRAHIMOVIC

Pemain dengan tinggi hampir dua meter ini tak salah dijadikan sebagai idola atau panutan dalam lapangan hijau. Pemain yang lahir di Malmo, Swedia ini mampu menjadi salah satu pemain top dunia, dan tidak sedikit klub raksasa Eropa menggunakan jasanya untuk meraup keuntungan dan raih trofi liga.

Sebut saja Ajax, Inter Milan, Juventus, AC Milan, Barcelona, Paris Saint Germain, hingga Manchester United saat ini. Sebelum bergabung dengan klub raksasa di atas, Ibra (nama pendeknya) sempat membela klub kelahirannya, Malmo FC dari musim 1995 sampai 2001, yang selanjutnya bergabung dengan AFC Ajax.

MALMO FF

Perjalanan karir Ibra (sapaan akrab Zlatan Ibrahimovic) di mulai ketika berusia 6 tahun yang saat itu bermain untuk klub kota kelahirannya Malmo Bl Junior, hingga berusia 10 tahun.

Pasca bermain untuk Malmo Bl Junior, pada tahun 1987 Ibra dipindahkan ke Balkan FC saat masih usia dini. Saat berusia 14 tahun, Ibra kembali dipindahkan lagi ke klub kelahirannta Malmo FF dan tahun 1999 ia dipindahkan ke klub utama atau klub senior Malmo FF, disitulah bakat Ibra mulai terlihat. Ia juga berhasil mencetak 16 gol dari 60 pertandingan saat masih berusia 18 Tahun bersama Malmo FF.

Ibra bermain dengan Malmo FF selama 3 tahun, dan pada tahun 2001 Ibra direkrut oleh klub besar Liga Belanda yakni Ajax Amsterdam,

AFC Ajax

Ajax berhasil merekrut Ibar dari Malmo di tahun 2001 dengan nilai transfer 7,8 juta Euro, nilai ini menjadi angka transfer terbesar yang pernah didapat klub Swedia. Ibra hanya bermain untuk Ajax selama tiga musim, yakni 2001 sampai 2004.

Ibra berhasil mencetak enam gol dari 26 penampilan bersama Ajax. Raihan ini membawa Ibra mengangkat trofi pertama di eradevisi Belanda. Ibra juga sempat menikmati atmosfer Liga Champions bersama Ajax meski akhirnya disingkirkan oleh AC Milan.Tepat AGustus 2004, Ibra diboyong ke kota Turin Juventus.

Juventus

Ibrahimovic resmi berjersey Juventus di tahun 2004 setelah didatangkan dari Ajax dengan nilai transfer sebesar 19 juta Euro. Paska merumput di Juventus, Ibrahimovic langsung mendapatkan tempat utama di tim. Dia menjadi pengganti striker David Trezeguet yang cedera.

Ibra juga termasuk pemain yang mengantarkan Juventus meraih gelar Seri A, serta mendapat gelar penghargaan Guldbollen. Ibra hanya bertahan di markas Turin selama dua tahun saja. Alasan kepindahan Ibra ke klub lain lnataran Juventus terdegradasi ke Seri B. Ibra langsung pindah ke Inter Milan pada Agustus 2006 dengan nilai transfer sebesar 24,8 juta Euro.

Juventus Swedish forward Zlatan Ibrahimovic celebrates after scoring a goal against AS Roma, during their Serie A football match at Rome’s Olympic stadium, 19 November 2005. AFP PHOTO/ Patrick HERTZOG OPSE 2005NOV23 ITALIA FUTBOL CLUB ROMA CLUB JUVENTUS 2005NOV23 AFD

Inter Milan

Ibra berada di Inter Milan tiga tahun, namun Ibra berhasil menyumbangkan berbagai trofi kepada Inter, baik Scudetto maupun Liga Champions. Ibra juga beberapa kali menjadi kunci kemenangan Nerazzurri dihampir semua pertandingan. Tepat dimusim 2009, Ibra resmi dipinang oleh raksasa Spanyol Barcelona.

Barcelona

Pada Juli 2009, Zlatan Ibtahimovic resmi pindah ke Barcelona. Selama membela Barcelona sebenarnya Ibra menunjukkan performa yang cukup baik. Puncaknya ialah pada duel El Classico melawan Real Madrid, ia mampu mencetak gol semata wayang untuk memperjauh selisih point dari rival abadinya, yang akhirnya pada tahun tersebut Barcelona kembali berhasil menyabet gelar La Liga, sebelum akhirnya Ibra dipinjamkan ke salah satu raksasa liga Italia, AC Milan.

Swedish striker Zlatan Ibrahimovic displays his new jersey during his presentation as new F.C Barcelona player for the next five seasons, 27 July 2009 at the Camp Nou stadium in Barcelona. EPA/ANDREU DALMAU +++(c) dpa – Bildfunk+++

AC Milan

Setelah dianggap bermain dibawah performa selama membela Barcelona. Akhirnya pada 28 Agustus 2010, manajemen Barcelona meminjamkan Ibra ke AC Milan. Tepat di 2011, Barcelona melepaskan Ibra ke Milan sebagai pemain permanen.

Paris Saint Germain

Hanya setahun bermain di San Siro, Ibra langsung dipinang oleh raksasa Prancis, Paris Saint Germain (PSG) di tahun 2012 sampai akhir 2015. Ibra juga dianggap berhasil di PSG, dan menjadi klub yang subur beberapa tahun terakhir, setelah mereka secara beruntun memenangkan Legue 1 Prancis.

Zlatan dianggap sebagai Raja di PSG dan memiliki quote yang sangat terkenal “I came like a King and left like a legend”

Diakhir musim 2015, Jose Mourinho langsung menarik Ibra dari PSG untuk bergabung di Old Trafford bersama Wayne Rooney dan Paul Pogba

TIMNAS SWEDIA:
Ibrahimovic memulai karir internasionalnya bersama tim Nasional Swedia pada 31 Januari 2001,pada sebuah pertandingan persahabatan melawan Kepulauan Feroe. Sedangkan penampilan pertamanya pada kompetisi internasional terjadi pada saat Piala Dunia 2002, namun sayang Swedia disingkirkan oleh Senegal pada kompetisi tersebut.

Ibrahimovic resmi mengumunkan pensiun dari tim internasionalnya di tahun 2016, setelah dia gagal membawa negaranya menembus babak pengisihan UERO 2016

Manchester United

Ibra membela Manchester United setelah didatangkan dari PSG pada awal musim 2016/2017. Ibra juga tercatat sebagai pemain subur bersama MU, meski usianya sudah tidak lagi semuda dulu. Dia sering menjadi ancaman bagi lawannya.

Ibra juga sudah menyumbangkan beberap biji gol buat MU, dan dia menjadi pilihan utama Jose Mourinho di lini depan MU. Sayang cedera lutut parah mengharuskan ia absen sekitar 8 bulan lebih yang mengharuskan ia mengakhiri karir di MU dan pindah ke LA galaxy Amerika Serikat pada tahun 2018 awal.

Biografi Singkat Zlatan Ibrahimovic

Nama Lengkap : Zlatan Ibrahimović
Tanggal Lahir : 3 Oktober 1981
Tempat Lahir : Malmo, Swedia
Tinggi : 195 cm
Posisi bermain : Striker

Karir

1999 – 2001 : Malmo
2001 – 2004 : Ajax Amsterdam
2004 – 2006 : Juventus
2006 – 2009 : Inter Milan
2009 – 2011 : Barcelona
2010 – 2011 : AC Milan
2011 – 2012 : AC Milan
2012 – 2016 : PSG
2016 – 2017 : Manchester United

Prestasi

Ajax

  • Eredivisie (2): 2001–2002, 2003–2004
  • KNVB Cup: 2001–2002
  • Johan Cruijff Shield: 2002

Inter Milan

  • Serie A (3): 2006–2007, 2007–08, 2008–2009
  • Supercoppa Italiana (2): 2006, 2008

Barcelona

  • La Liga: 2009–2010
  • Supercopa de España (2): 2009, 2010
  • UEFA Super Cup: 2009
  • FIFA Club World Cup: 2009

A.C. Milan

  • Serie A: 2010–2011
  • Supercoppa Italiana: 2011
  • Paris Saint-Germain
  • Ligue 1 (3): 2012–2013, 2013–2014, 2014–2015
  • Trophée des champions (3): 2013, 2014, 2015
  • Coupe de la Ligue (2): 2013–2014, 2014–2015
  • Coupe de France (1): 2014-2015

Manchester United

  • Liga Europa (1): 2016-2017
  • Piala Liga Inggris (1): 2016-2017
  • Community Shield (1): 2016

LA GALAXY (2018-now)

Individu

  • Golden Foot: 2012
  • FIFA Puskás Award: 2013
  • UEFA Team of the Year (4): 2007, 2009, 2013, 2014
  • UEFA Euro Team of the Tournament: 2012
  • Ligue 1 Player of the Year (2): 2012–2013, 2013–2014
  • Ligue 1 Top Goalscorer (2): 2012–2013, 2013–2014
  • Serie A Top Scorer (2): 2009, 2012
  • Guldbollen (9): 2005, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014
  • Swedish Male Athlete of the Year (4): 2008, 2010, 2013, 2014
  • MVP MLS Newcomer 2018/2019

Berita bola selengkapnya cek website kami di sini

Paris Saint-Germain’s Swedish forward Zlatan Ibrahimovic celebrates after scoring during the French L1 football match Paris Saint-Germain (PSG) vs Caen (SMC) at the Parc des Princes stadium in Paris on February 14, 2015. The match ended in a 2-2 draw. AFP PHOTO / KENZO TRIBOUILLARD (Photo credit should read KENZO TRIBOUILLARD/AFP/Getty Images)

Published by goalcuk

Anonim yang ingin menginspirasi anak muda yang ingin meraih mimpinya di bidang sepakbola agar menjadi nyata!

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started